berdiri ku dalam sepi
saat bayang kelam mengintai
di tepian lembah
layangkan pandangan
jauh
tanpa sadar hampir jatuh
tapi Dia menahanku
riak hujan mulai terdengar diujung sana
mendekati
langitpun hitam pekat
awan hitam masih menguasai
sepi terasa begitu mencekam
aku tersungkur
bulir2 bening itu jatuh
aku takut ditinggal sendiri
aku takut mati disini
aku takut...
ku dekati Dia
berharap kasih
di sana bayang kelam mulai menjauh
tersamarkan oleh hujan
lenyap bersama air yang jatuh
ku sujud pada-Nya
meminta cinta
di depan cahaya mulai tampak
mendung semakin surut meninggalkan langit
nur Ilahi menaungi
Allah..
menuntunku menuju cahaya itu
terang
tapi tak menyilaukan
hangat
habiskan sisa2 hujan
duhai..
siapalah aku tanpa Dia
apa jadinya aku tanpa belas kasih-Nya
terjebak dalam lembah hitam
bersama bayang kelam
Allah yang merengkuh hatiku dalam cinta
yang menuntun ke jalan cahaya
hingga bayang itu
enggan mendekati
Allah yang menaungiku dengan kasih
yang menyelamatkan diri
hingga mendung itu
berjanji takkan kembali
duhai Allah
yang Maha cinta
jangan lepas rengkuhan-Mu
jangan singkirkanku dari naungan-Mu
karna
apalah artinya aku tanpa cinta-Mu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar