Demo Site

Kamis, 15 September 2011

garis singkat hidupku


kisah ini bermula 6 tahun yang lalu
saat memasuki usia awal pubertas q, aq mulai mengenal lelaki 
sebut saja namanya riki
yaa, orang pertama yang memperlalukan ku sbagai wanita
saat orang lain meragukannya
(aq remaja yang tempramen, rasanya semua permasalahan dapat kuselesaikan dengan kekerasan)
sahabat yang mengajarkanku kelembutan, arti persaudaraan
yang bahkan dengan tegas memarahiku saat ku berbuat kesalahan
dia yang pertama

sampai akhirnya kecelakaan itu terjadi
kecelakaan motor hingga ia dipanggil sang pencipta
hari itu sabtu, 19 Agust 2006
(setahun lamanya aq membenci sabtu :'(    )
sahabat yang dipenghujung nafasnya masih saja menasehatiku
" jangan tampakkan air matamu pada yang lain, mengadulah hanya kepada Allah"
ya Robbi,,,
aq tersentak saat itu

kejadian itu masih membekas
hingga aku masuk di salah satu sekolah kejuruan negri dikota ku
hingga saat itu
tak ada satupun lelaki yang pernah mengusik hatiku
kupilih salah 1 kegiatan eskul keagamaan
tak lain sebagai bentuk kekesalanku (yang tak kusangka mengantarkanku pada diriku yang baru)
karna tak di izinkan mengambil kegiatan ilmu bela diri
dengan alasan yang tak ku mengerti 

1 tahun pertama sekolahku berjalan lambat
kebosananpun menyelimuti
aq bingung pada diri ini
apa sebenarnya yang dia inginkan

sahabat
sebuah buku menggugah fikiranku
buku pertama yang masih kubaca hingga sekarang
"sekuntum mawar untuk remaja: Ust.Jefri Al-Bukhori"
aq takut, memang tak pernah kulanggar batas pergaulan yang baik
tapi aq takut Allah murka padaku
hingga intens ku jalani akrifitas Rohis skolahku
mejabat sbg salah satu koordinator

Sahabat...
hari yang indah saat itu
saat ku mulai menjalani aktifitasku menjadi siswi kelas 2godaan itu muncul kembali
aq menaruh perhatian pada kakak tingkatku
dy ikhwan yang baik
sering kutemui di mushola atau kantin sekolah

sampai akhirnya
dia menjalin hubungan dengan teman baikku
sakit
saat itu hati ini teriris (kurang lebih begitulah, namun rasa itu tetap sulit untuk ku gambarkan)
lebih sakit lagi
saat mereka bermesraan dihadapanku
melebihi cemburu, rasa kecewaku lebih besar
bukan karna ia bersama sahabatku
namun aq sadar
bukan itu yang diajarkan islam
dia berubah
dia bukan seperti ikhwan yang aq harapkan lagi

sudahlah,
setelah beberapa kali menasehati mereka
akhirnya ku putuskan untuk menghiraukannya
masih banyak borok diri yang harus kubenahi dibanding memikirkan mereka
aq mulai fokus lagi dengan sekolahku

dan,,
hari yang ku nanti datang
pengumuman kelulusanku
kebahagiaan tak terkira yang kurasa
saat namaku berasa diurutan atas
Alhamdulillah
trimakasih ya Allah
perjuangan ini tak sia-sia
kabar yang kuharap dapat sedikit menghapus lelah orang tua ku

hingga hidayah itu pun diterima hatiku
malam itu aq bermimpi
nenek (yang meninggal di tahun 1998) dan sahabatku riki (yang meninggal ditahun 2006)
memberi pesan padaku
wajah beliau yang berseri dengan senyum teramat manisnya
berkata : "berubahlah!!"
satu kata yang membuatku merubah gaya hidupkutak ada lagi kekerasan 
aku mulai belajar membenahi diri, meski masih banyak kekurangan hingga saat ini
sahabat,,,
baru saja kumulai hari2 baruku
namun tampaknya aku di goda lagi
kontak yang setahun terputus
kakak tingkat ku mulai menghubungiku lagi
menceritakan keluh kesahnya
"ternyata indahnya pacaran tak seperti yang ku bayangkan dek, sahabatmu mengkhianatiku"
aku heran,, tak ada rasa simpatik ku padanya lagi
rasa itu benar2 hilang entah kemana
"maaf kak, aq tak ada hubungan dengan  urusan kalian", egois memang, namun hanya itu yang mampu ku ucap
hari itu, sungguh aq bersyukur pada Robb ku

ya Allah
dibalik sakitku dulu
ternyata ini yang Kau tampakkan padaku
aq sadari
tak selamanya 
yang membuatku bersedih adalah musibah untukku

seandainya ia menyukai ku dulu
mungkin keadaan ini berbalik padaku
selalu bimbing aq ya Robb

aq selalu belajar, membaca
masih penasaran tentang cinta
hingga aku bertemu seorang dokter
kak Vina namanya
aq kagum
melihat kemesraannya bersama suaminya
lalu kuberanikan untuk bertanya
"apa resepnya kak"

dan ia pun bercerita singkat:

kakak pernah hampir menikah, bersama seorang pria yang manjalani hubungan bersama kakak selama hampir 7 tahun
namun kakak sadar, bukan itu yang kakak inginkan
keinginan semua wanita
"menikah", namun tak pernah ditanggapinya
kakak gerah, lalu meninggalkannya
hingga kakak bertemu abi (wajahnya bersemu merah),
sebulan sebelum kami menikah
dia suami dan imam yang bijaksana
dan usia pernikahan ini sudah 8 tahun
dan kami masih manikmati indahnya pacaran yang halal hingga saat ini

aq termenung sahabat
akhirnya ada kesimpulan yang bisa ku ambil
pacaran bukan tujuan yang diinginkan setiap insan
melainkan pernikahan
dan tak ada yang menjamin
lamanya pacaran dengan berlangsungnya pernikahan

"cinta yang sepantasnya kita beri, setelah ijab qabul, setelah ia menjadi halal bagi kita"
ya Allahbantulah diri ini untuk istiqomah 

sahabat
maafkan
atas seutas kisah ini
kisah yang akan selalu menjadi pengingat 
khususnya untuk diri sy pribadi


by: Maya Febrianti
26 Juni 2011


2 komentar: